Jumat, 20 Januari 2017

hope

Dear Halimatus Sa'diyah
hay gimana kabarnya,Semoga Sehat Selalu ya
Semua orang tahu bahwa mencintai bukanlah suatu kesalahan. Perasaan semacam ini bisa hadir kapan saja ia mau, kepada siapa saja ia suka dan tetap tanpa alasan yang jelas. Bahkan ketika kamu datang dalam kehidupanku seperti suatu keajaiban aku merasa duniaku berubah.
Setiap saat aku mencari tahu tentangmu, mencari tahu apa kesukaanmu, walaupun aku tahu saat ini kamu telah menjadi milik seseorang. Aku berusaha agar rasa nyaman karena kita sering bersama tidak muncul dan berkembang. Tapi apa dayaku, aku tak bisa menolak hatiku yang jelas-jelas menginginkanmu.
Aku mengagumimu tanpa tahu alasannya. Belajar menerima kenyataan meskipun terus larut dalam khayalan. Bagiku melihatmu saja sudah merupakan suatu kebahagiaan. Berhari-hari bahkan berminggu-minggu aku masih tetap larut di dalam imajinasi yang tak pernah berujung. Aku berusaha mati-matian menentang semua ini, tapi lagi-lagi ketika aku melihatmu semua tembok yang kubangun mati-matian runtuh bagai pasir yang luruh tersapu ombak.
Kamu inspirasiku.Kisah yang berisi harapanku, keinginanku bersamamu yang mungkin selamanya tak akan pernah tercapai. Saat aku berhenti berkhayal, aku banyak berkaca. Aku tak pantas. Ya aku jauh berbeda dengan pilihanmu saat ini. Sehingga aku kembali kuat untuk menahan rasa yang tak semestinya ini.
Aku mengagumimu lebih dari apapun, namun aku tak akan pernah merusak yang sudah terjalin. Aku hanya akan berdoa. Berdoa sampai aku lelah dan tertidur. Kelak apakah Tuhan akan mempertemukan kita, atau mungkin Ia akan menggantinya dengan yang lebih baik.  Terima kasih telah jadi penguatku setiap hari.
Dari seseorang yang mengagumimu
Tuhan yang tau Betapa ku simpan rasaku Meski ini tak mungkin Ku bersamamu
Sejak ku putuskan Menunggu dalam ketidakpastian Itulah janji hati Yang siap terluka
Jika Cinta harus memilih Jika jalanku penuh lirih Aku mencintaimu Lebih dari apa yang kau tau Jika memang tak akan mungkin Jiwa aku menentang takdir Aku tak salah Teguhkan niatku Tuk setia menunggu
Bahrul Ulum